Harmonisasi Peraturan Daerah dengan Peraturan Perundang-Undangan Tingkat Pusat dalam Perspektif Negara Kesatuan

Main Article Content

Aditya Sanjaya
Bintan R. Saragih
Hotma P. Sibuea
Gunawan Widjaja

Abstract

This study was motivated by the disharmony between central government regulations and local regulations (perda) in Indonesia. The study aims to analyze the forms and causes of disharmony, as well as to formulate ways to strengthen the harmonization mechanism within the framework of a unitary state. The method used is normative legal research with a legislative and conceptual approach, based on the study of primary and secondary legal materials. The results of the study show that the disharmony of local regulations is influenced by the ambiguity of the harmonization norms in the draft local regulations, the weak capacity of regional legislation, the dominance of local political interests, and the lack of vertical coordination between the central and regional governments. Therefore, it is necessary to affirm the norms and procedures for harmonizing draft local regulations, strengthen harmonization mechanisms (ex ante and ex post), conduct periodic evaluations, and optimize the role of relevant ministries/institutions and the Supreme Court to ensure the harmony of norms, certainty, justice, and the benefits of law.

Article Details

How to Cite
[1]
Sanjaya, A. et al. 2025. Harmonisasi Peraturan Daerah dengan Peraturan Perundang-Undangan Tingkat Pusat dalam Perspektif Negara Kesatuan. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Hukum . 2, 2 (Dec. 2025), 99–119. DOI:https://doi.org/10.70193/jurisprudensi.v2i02.01.
Section
Articles
Author Biography

Aditya Sanjaya, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Student Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

How to Cite

[1]
Sanjaya, A. et al. 2025. Harmonisasi Peraturan Daerah dengan Peraturan Perundang-Undangan Tingkat Pusat dalam Perspektif Negara Kesatuan. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Hukum . 2, 2 (Dec. 2025), 99–119. DOI:https://doi.org/10.70193/jurisprudensi.v2i02.01.

References

Ananda, Rezky. “Dishormanisasi Peraturan Bupati Tanah Datar Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Nagari Dengan Peraturan Nagari Sungai Tarab Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Pasar Nagari,” 2025.

Banola, Arnoldus Jansen Patrio, Basilika Riskiana Imut, Cesilia Lucia Klau, Christafora Caeselia Totnay, Fadil Mas’ud, and Maria Anjelina Wesa Wunu. “Efektivitas Harmonisasi Peraturan Perundang-Undangan Dalam Menghindari Tumpang Tindih Regulasi Di Indonesia.” CONSTITUO: Journal of State and Political Law Research 4, no. 1 (2025): 68–79.

BAPPENAS RI. “Negara Republik Indonesia Tahun 1945.” Warga Dan Negara 1945 (1945): 1–166.

Buchari, Imam. “Tinjauan Perkembangan Hukum Perkoperasian Di Indonesia.” Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Hukum 1, no. 2 (2024): 123–41.

Bunga, Marten. “Model Pembentukan Peraturan Daerah Yang Ideal Dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah.” Jurnal Hukum & Pembangunan 49, no. 4 (2020): 818–33.

Cerdas, Felani Ahmad, Ali Abdurahman, and Indra Perwira. “Harmonisasi Dalam Proses Pembentukan Peraturan Daerah Di Indonesia.” Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren 4, no. 1 (2022): 40–53.

Chairullah, Muhammad. “Tindak Pidana Pemerkosaan Terhadap Mahram Menurut Qanun Hukum Jinayat Dan Pasal 285 KUHP.” Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Hukum 1, no. 1 (2024): 33–46.

Daulay, Filzah Nabilah Harisah. “Peran PBB Dalam Menegakkan Hukum Humaniter Internasional Di Zona Konflik.” Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Hukum 1, no. 2 (2024): 142–55.

Dwiatmoko, Anang, and Harsanto Nursadi. “Problematika Dan Penataan Pembentukan Peraturan Daerah Melalui Harmonisasi Yang Sentralistik.” Jurnal Legislasi Indonesia 19, no. 3 (2022): 292–306.

Elcaputera, Arie. “Urgensi Harmonisasi Rancangan Peraturan Daerah : Sebuah Analisis Tantangan Dan Strategi Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Indonesia Dalam Rangka Penguatan Otonomi Daerah.” Jurnal Ilmu Hukum 11, no. 1 (2022): 121. https://doi.org/10.30652/jih.v11i1.8236.

Elcaputera, Arie, Ahmad Wali, and Ari Wirya. “Urgensi Harmonisasi Rancangan Peraturan Daerah: Sebuah Analisis Tantangan Dan Strategi Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Indonesia Dalam Rangka Penguatan Otonomi Daerah.” Jurnal Ilmu Hukum 11, no. 1 (2022): 121.

Fadeli, Rizal. “Aspek Hukum Otonomi Daerah Dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Humani 1, no. 1 (2024).

Faridah, Sitti, Fauzia Gustarina Cempaka Timur, and Moch Afifuddin. “Karakter Bangsa Dan Bela Negara: Menumbuhkan Identitas Kebangsaan Dan Komitmen Nasionalisme.” Jurnal Kewarganegaraan 7, no. 2 (2023): 2532–39.

Febriananda, Farel, Dwi Putri Lestari, Mitha Rafina, Sabrina Sabrina, and Bambang Trisno. “Urgensi Integritas Nasional Sebagai Persatuan Dan Kesatuan Bangsa.” Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum Dan Ilmu Komunikasi 1, no. 3 (2024): 44–55.

Firdaus, Fahmi Ramadhan. “Pencegahan Korupsi Legislasi Melalui Penguatan Partisipasi Publik Dalam Proses Pembentukan Undang-Undang.” Jurnal Legislasi Indonesia 17, no. 3 (2020): 282–93.

Fitria, Rizal Arif, Ahmadi Hasan, Masyitah Umar, and Nuril Khasyi’in. “Dinamika Politik Hukum Dalam Pembentukan Peraturan Daerah: Antara Kepentingan Lokal Dan Nasional.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 2, no. 2 (2024): 833–53.

Haq, Fairuz Abdul, Doni Almas Musyafa, and Utang Rosidin. “Desentralisasi Dan Harmonisasi Kebijakan: Rekonstruksi Pembagian Kewenangan Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah Dalam Negara Kesatuan.” Qanuniya: Jurnal Ilmu Hukum 2, no. 2 (2025): 17–30.

Haris, Syamsuddin. Desentralisasi Dan Otonomi Daerah: Desentralisasi, Demokratisasi & Akuntabilitas Pemerintahan Daerah. Yayasan Obor Indonesia, 2004.

Hazdan, Muhammad Fahmi, Yenny Aman Serah, and Temmy Hastian. “The Urgent Need to Reform Outdated Regional Regulations on Public Order:(An Examination of Kapuas Hulu Regency’s Public Order Regional Regulations from 1978).” Reformasi Hukum 29, no. 1 (2025): 84–100.

Indonesia, (Undang-Undang Republik. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2022 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2O11 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.” Negara Republik Indonesia, no. 144881 (2022): 1–63.

Irvaniar, Mohammad Yuli, and Lucky Dafira. “Problematika Pengesahan Peraturan Daerah Di Jawa Timur:(Study Kasus Pembentukan Peraturan Daerah Jawa Timur).” Jurnal Hukum Legalita 6, no. 2 (2024): 155–62.

Islamadinah, Anggun. “Konstitusi Sebagai Pilar Dalam Membangun Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Di Indonesia: Anggun Islamadinah, Ice, Avril Lyana, Nurhasanah.” JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi Dan Politik 2, no. 1 (2024): 96–104.

Jonan, Ignasius, Puspitasari Abhan, J Kristiadi, Satya Arinanto, Sulistyowati Irianto, Ari Nurcahyo, Agnes Sri Poerbasari, Hendrawan Supratikno, Fathudin Kalimas, and Nafik Muthohirin. Ancaman Radikalisme Dalam Negara Pancasila. PT Kanisius, 2020.

Kenap, Amira. “Proses Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Menjadi Peraturan Daerah.” Lex Administratum 9, no. 3 (2021).

Khaerunnisa, Khaerunnisa. “Perlindungan Hukum Islam: Antara Disharmonisasi Dan Pemenuhan Fungsi Keluarga Terhadap Anak Di Kota Parepare.” IAIN PAREPARE, 2022.

Kushandi, Eusthacia Arzeti, and Sunny Ummul Firdaus. “Peraturan Perundang-Undangan Mengenai Omnibus Law.” Sovereignty 2, no. 2 (2023): 155–69.

Lobubun, Muslim, Yohanis Anthon Raharusun, and Iryana Anwar. “Inkonsistensi Peraturan Perundang-Undangan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Di Indonesia.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 4, no. 2 (2022): 294–322.

MANIK, MORANDA PUTRA. “Tinjauan Yuridis Kewenanangan Mahkamah Agung Dalam Melakukan Pengujian Terhadap Peraturan Daerah,” 2023.

Maula, Atiyyatul, Arinah Firdusi, Najwa Salsabila, and Moh Shafiq Abi Raihan. “Relevansi Pancasila Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Dan Revolusi Industri 4.0.” Jurnal Hukum Nusantara 1, no. 2 (2025): 99–108.

Maulidan, Aldi Cahya, and Wawan Darmawan. “Implikasi Multikulturalisme Dalam Pembelajaran Sejarah Sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Persatuan Indonesia.” Jurnal Artefak 11, no. 1 (2024): 49–64.

Miasiratni, Miasiratni. “Peran Peraturan Daerah Dalam Melindungi Hak-Hak Masyarakat Adat Di Indonesia.” Journal of Global Legal Review 2, no. 2 (2024): 65–70.

Mulyani, Basri. “Dekonstruksi Pengawasan Peraturan Daerah Setelah Berlakunya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.” Juridica 2, no. 1 (2020): 91–113.

Najiib, Alfian Naufal, Ardiva Galih Pradana, Helmy Rizal Ramdhani, and Fahmi Ali Ramdhani. “Peran Peraturan Daerah Dalam Perlindungan Hak Asasi Manusia Di Era Otonomi Daerah.” Innovative: Journal Of Social Science Research 5, no. 4 (2025): 4090–4100.

Negara Kesatuan Republik Indonesia. Undang-Undang Dasar 1945 (1945).

Peter Mahmud Marzuki. Penelitian Hukum. Jakarata: Kencana, 2016.

Pratama, Juwita Putri, Lita Tyesta Alw, and Sekar Anggun Gading Pinilih. “Eksistensi Kedudukan Peraturan Menteri Terhadap Peraturan Daerah Dalam Hierarki Peraturan Perundang-Undangan The Existence of the Position of Ministerial Regulations Against Regional Regulations.” Jurnal Konstitusi 19, no. 4 (2022): 865–85.

Prianto, Wahyu. “Harmonisasi Peraturan Perundang-Undangan Melalui Mekanisme Prafaktum Berbasis Nilai Keadilan.” Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 2025.

Ramadhan, M Ichsan Syirait, I Gede Sumertha, and Eri R Hidayat. “Disharmonisasi Kebijakan Pembangunanpemerintah Pusat Dan Daerahmenimbulkan Gangguanstabilitas Keamanan Daerah.” Jurnal Education and Development 10, no. 3 (2022): 7–13.

Rifa’i, Iman Jalaludin, and Naili Azizah. “Pembatasan Kegiatan Keagamaan Oleh Pemerintah Daerah: Konstitusionalitas Dan Prinsip Negara Hukum: Restrictions on Religious Activities by Local Governments: A Study on Constitutionality and the Rule of Law Principle.” Constitution Journal 4, no. 1 (2025): 79–92.

Saleh, Muhammad. “Rekonseptualisasi Pendelegasian Wewenang Legislasi (Delegated Legislation) Dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.” universitas islam indonesia, 2020.

Sanjaya, H Aditya, and Gunawan Widjaja. “Harmonisasi Peraturan Daerah Terhadap Peraturan Perundang-Undangan Ditingkat Pusat.” Jurnal Tana Mana 6, no. 1 (2025): 63–80.

Setiani, Indri. “Hubungan Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Daerah Dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah.” Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan Dan Hukum 3, no. 1 (2024): 23–34.

Suherman, Anjalika. “Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Pembentukan Peraturan Daerah Kota Metro No. 3 Tahun 2021 Tentang Penanggulangan Kemiskinan Daerah (Studi Di DPRD Kota Metro).” IAIN Metro, 2024.

Sulubara, Seri Mughni. “Hak Asasi Manusia, Permasalahan, Dan Penyelesaiannya Di Indonesia.” Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Hukum 1, no. 1 (2024): 1–11.

Supryadi, Ady, and Fitriani Amalia. “Kedudukan Peraturan Menteri Ditinjau Dari Hierarki Peraturan Perundang Undangan Di Indonesia.” Unizar Law Review (ULR) 4, no. 2 (2021).

Syahputra, M R. “Metodologi Penelitian Hukum Dalam Menyelesaikan Problematika Hukum Kontemporer. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Hukum, 1 (2), 10-27,” 2024.

Wafa, Muhamad Khoirul. “Peran Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembentukan Undang-Undang.” Siyasah Jurnal Hukum Tatanegara 3, no. 1 (2023): 85–100.

Yusdheaputra, Wafa. “Kedudukan Surat Edaran Menteri Dalam Hierarki Peraturan Perundang-Undangan.” Jurist-Diction 6, no. 1 (2023).

Zaman, Muhamad Nafi Uz, Retno Saraswati, and Ratna Herawati. “Analisis Dan Evaluasi Kedudukan Peraturan Menteri Terhadap Peraturan Daerah Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia.” Diponegoro Law Journal 9, no. 2 (2020): 384–402.